CuanPintar

Alat Hitung · Hak Pekerja

Kalkulator Pesangon PHK 2026

Hitung estimasi uang pesangon (UP + UPMK) sesuai PP No. 35 Tahun 2021. Masukkan upah, masa kerja, dan alasan PHK — hasilnya otomatis. Gratis, tanpa daftar.

Diperbarui 2026-08-13

Dibulatkan ke tahun penuh sesuai tabel PP 35/2021.

Alasan menentukan pengali pesangon (Pasal 43 (2)).

Estimasi total pesangon

Contoh

Rp 40.000.000

Contoh: masa kerja 5 tahun, upah Rp 5.000.000, efisiensi (×1). Ganti angka di kiri untuk hitung kasusmu.

Rincian

Uang Pesangon (6 bln × 1×)Rp 30.000.000
UPMK (2 bln × 1×)Rp 10.000.000
Total (UP + UPMK)Rp 40.000.000

Belum termasuk Uang Penggantian Hak (UPH) — sisa cuti, biaya pulang, dll — yang jumlahnya bervariasi dan ditambahkan di atas angka ini.

Estimasi ini berdasarkan tabel & pengali PP No. 35 Tahun 2021 (UP Pasal 40 ayat 2, UPMK ayat 3). Angka aktual bisa berbeda tergantung rincian kasus, komponen upah, dan UPH. Untuk kepastian, konsultasikan dengan Disnaker atau ahli hukum ketenagakerjaan.

Apa Itu Uang Pesangon?

Saat kamu terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), perusahaan wajib memberikan kompensasi sesuai PP No. 35 Tahun 2021 (aturan turunan UU Cipta Kerja). Kompensasi ini terdiri dari tiga komponen:

  • Uang Pesangon (UP): berdasarkan masa kerja, 1 sampai 9 bulan upah.
  • Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK): untuk masa kerja ≥3 tahun, 2 sampai 10 bulan upah.
  • Uang Penggantian Hak (UPH): sisa cuti tahunan yang belum diambil, biaya pulang bila berlaku, dan hak lain sesuai perjanjian kerja.

“Upah” yang dipakai adalah upah pokok + tunjangan tetap. Tunjangan tidak tetap (uang makan/transport harian) tidak masuk hitungan.

Tabel Uang Pesangon (UP) — Pasal 40 ayat (2)

Masa kerjaUang Pesangon
< 1 tahun1 bulan upah
1 – 2 tahun2 bulan upah
2 – 3 tahun3 bulan upah
3 – 4 tahun4 bulan upah
4 – 5 tahun5 bulan upah
5 – 6 tahun6 bulan upah
6 – 7 tahun7 bulan upah
7 – 8 tahun8 bulan upah
≥ 8 tahun9 bulan upah (maksimal)

Tabel UPMK — Pasal 40 ayat (3)

Masa kerjaUPMK
< 3 tahunTidak dapat
3 – 6 tahun2 bulan upah
6 – 9 tahun3 bulan upah
9 – 12 tahun4 bulan upah
12 – 15 tahun5 bulan upah
15 – 18 tahun6 bulan upah
18 – 21 tahun7 bulan upah
21 – 24 tahun8 bulan upah
≥ 24 tahun10 bulan upah (maksimal)

Pengali Berdasarkan Alasan PHK

Inilah yang sering membuat perhitungan berbeda: total pesangon dikalikan faktor tertentu sesuai alasan PHK. Ini beberapa yang paling umum:

Alasan PHKUPUPMK
Efisiensi untuk mencegah kerugian
Efisiensi karena perusahaan rugi0,5×
Perusahaan tutup karena rugi 2 tahun0,5×
Perusahaan pailit0,5×
Memasuki usia pensiun1,75×
Sakit berkepanjangan / cacat kerja
Pekerja meninggal dunia
Mengundurkan diri (resign)

Catatan resign: karyawan yang mengundurkan diri (Pasal 50) tidak mendapat UP maupun UPMK — hanya UPH dan uang pisah bila diatur dalam perjanjian kerja.

Contoh Perhitungan

Misalnya masa kerja 5 tahun, upah Rp 5.000.000, PHK karena efisiensi (pengali 1×):

  • UP: masa kerja 5 tahun = 6 bulan upah × 1× = Rp 30.000.000
  • UPMK: masa kerja 5 tahun = 2 bulan upah × 1× = Rp 10.000.000
  • Total (UP + UPMK) = Rp 40.000.000, belum termasuk UPH.

Kalau alasannya pensiun, UP dikalikan 1,75× sehingga jauh lebih besar. Gunakan kalkulator di atas untuk mencoba berbagai skenario.

Pertanyaan yang Sering Ditanya

Bagaimana cara menghitung uang pesangon PHK?

Uang pesangon dihitung dari masa kerja dan upah (upah pokok + tunjangan tetap), lalu dikalikan pengali sesuai alasan PHK. Komponennya: Uang Pesangon (UP) 1–9 bulan upah, Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK) 2–10 bulan upah untuk masa kerja ≥3 tahun, plus Uang Penggantian Hak (UPH). Dasarnya PP No. 35 Tahun 2021.

Apakah karyawan resign dapat pesangon?

Tidak. Karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela (Pasal 50 PP 35/2021) tidak mendapat uang pesangon maupun UPMK. Namun tetap berhak atas Uang Penggantian Hak (UPH) dan uang pisah bila diatur dalam perjanjian kerja atau peraturan perusahaan.

Berapa pengali pesangon untuk pensiun dan meninggal dunia?

Untuk PHK karena memasuki usia pensiun, uang pesangon dikalikan 1,75× (Pasal 56). Kalau pekerja meninggal dunia, uang pesangon dikalikan 2× dan dibayarkan ke ahli waris (Pasal 57). UPMK tetap 1× di kedua kasus.

Apa itu UPMK dan siapa yang berhak?

UPMK (Uang Penghargaan Masa Kerja) adalah komponen pesangon untuk pekerja dengan masa kerja minimal 3 tahun, mulai 2 bulan upah (3–6 tahun) hingga 10 bulan upah (≥24 tahun). Masa kerja di bawah 3 tahun tidak mendapat UPMK.

Upah mana yang dipakai untuk hitung pesangon?

Menurut PP 35/2021, dasar perhitungan adalah upah pokok + tunjangan tetap. Tunjangan tidak tetap (seperti uang makan/transport harian) tidak dihitung. Pastikan komponen upahmu benar agar estimasinya akurat.

Sumber & Referensi

Baca juga